WHAT'S NEW?
Loading...

Pengumuman SNMPTN Maju 6 Juli 2012

Bersiap-siaplah para calon mahasiswa yang ingin masuk ke perguruan tinggi negeri. Besok, 6 Juli 2012, sekitar pukul 19.00 Wib, hasil ujian SNMPTN akan diumumkan serentak di seluruh Indonesia.
Koordinator Wilayah II Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Prof Sudijono Sastroatmodjo mengatakan, pengumuman hasil SNMPTN jalur tulis memang dimajukan pada 6 Juli 2012.
"Rencana semula, pengumuman dilakukan pada 7 Juli 2012. Namun, karena seluruh prosesnya sudah selesai. Daripada ditunda-tunda maka diajukan pada 6 Juli 2012, pukul 19.00 WIB," katanya di Semarang, Kamis (5/7) malam.

Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu mengaku baru saja mengikuti rapat evaluasi pelaksanaan SNMPTN 2012 di Jakarta, salah satunya menyepakati pengumuman SNMPTN dimajukan dari jadwal semula.
Menurut Sudijono, pengumuman hasil SNMPTN tulis bisa dilakukan lebih awal karena proses penilaian SNMPTN tulis ternyata selesai lebih cepat dari rencana sehingga calon mahasiswa bisa segera mengetahui hasilnya. "Karena prosesnya memang sudah selesai dan final, kenapa harus menunggu? Alasannya ya itu saja. Tentunya, lebih cepat (diumumkan, red.) akan lebih baik, apalagi semua prosesnya memang sudah selesai," katanya.

Berkaitan dengan pengumuman SNMPTN tulis, ia mengimbau para pendaftar yang dinyatakan tidak lolos tidak perlu berkecil hati, sebab masih ada kesempatan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur mandiri.

Redaktur: M Irwan Ariefyanto
Sumber: antara



MAHASISWA KKN UNILA DI LAMSEL TERPAKSA DIUNGSIKAN


Sekitar 430 mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Lampung Selatan, Senin (2/7/2012), terpaksa diungsikan karena terjebak dalam kerusuhan di Lamsel.

Selain mahasiswa, menurut Sekretaris KKN Fauzan Murdapa, Senin (2/7/2012), terdapat juga PR III Unila Prof Sunarto dan Ketua Bidang KKN Unila Dr Suwondo MA beserta rombongan dari Unila.

Fauzan menjelaskan, untuk KKN di periode  Juli hingga Agustus diikuti 2.396 mahasiswa. Seluruhnya disebar ke delapan kabupaten yang ada di Provinsi Lampung.

Rinciannya, di Lampung Selatan ada  430 mahasiswa; Pesawaran 300 mahasiswa; Lampung Timur  700 mahasiswa; Tanggamus 100 mahasiswa, dan Lampung Barat 300 mahasiswa. "Sisanya  di Way Kanan, Mesuji, dan Tulangbawang Barat", katanya.

Lanjut Fauzan, untuk biaya akomodasi dan transportasi pelaksanaan  KKN, Unila mengenakan biaya sebesar Rp 650 ribu per mahasiswa. (bayu saputra)


Unila Pecat Calon Guru Besar karena Terbukti Plagiat

Lampung Universitas Lampung (Unila) memecat calon guru besar FKIP berinisial BS yang diduga melakukan plagiat karya ilmiah. Keputusan itu diambil setelah tim verifikasi berhasil membuktikan pelanggaran kode etik dosen tersebut.

Pembantu Rektor (PR) I Unila, Hasriadi Mat Akin, mengatakan, saat ini BS sudah dipecat sebagai dosen dan tidak diperbolehkan untuk mengajar lagi. "Status dosennya saja yang diberhentikan. Tapi, jabatan sebagai PNS tetap. Dia sudah tidak boleh lagi mengajar dan hanya menjadi pegawai biasa," kata Hasriadi, saat dihubungi detikcom, Selasa (17/4/2012).

Selain, BS, ada satu lagi Guru Besar Fakultas MIPA Unila dengan inisal MR yang juga dikenakan sanksi tegas. Tim verifikasi menilai MR melakukan pembohongan publik dengan mengaku pernah menerbitkan karya ilmiah di jurnal internasional. Padahal itu bohong belaka.

Menurut Hasriadi, dosen fakultas MIPA tersebut hanya dihapuskan kredit poinnya sebagai calon guru besar. MR masih tetap menjadi dosen di kampus, hanya tidak lagi menjadi calon guru besar.

BS dan MR merupakan dua calon Guru Besar Unila yang sedang diproses di Kementerian Pendidikan Nasional sejak tahun lalu. Karena kasus plagiat, keduanya pun harus kehilangan gelar guru besar yang merupakan penghargaan tertinggi bagi dosen.

Unila membentuk tim verifikasi yang beranggotakan 12 orang dosen dan diketuai Prof Ali Kabul. Tim inilah yang memanggil dan memverifikasi dua dosen tersebut untuk memastikan tingkat plagiat yang dilakukan.

Hasriadi menambahkan, Unila memberikan sanksi tegas kepada dosen yang terbukti plagiat. Kasus plagiat membuat Unila makin memperketat proses verifikasi karya ilmiah. "Setiap dosen yang akan naik pangkat akan diverifikasi karya ilmiahnya, sehingga tidak ada lagi kasus serupa terjadi di Unila," kata dia.

 Kuota SNMPTN 2012 Ditambah


Kabar gembira bagi yang mengincar kursi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Pasalnya, kuota Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012 akan ditambah. Rektor Universitas Lampung (Unila) Sugeng P Harianto disela-sela penyelenggaraan hari pertama SNMPTN tulis kemarin (12/6) mengatakan, kuota yang semula 164.697 kursi kini ditambah sebanyak 10 persen atau sekitar 16.500 kursi.

"Ini juga termasuk kuota penerimaan mahasiswa baru di Unila yang juga akan bertambah sebesar 10 persen dari kuota semula. Dari sejumlah 1.614 kursi akan ditambah sekitar 162 kursi yang akan disalurkan dalam kuota penerimaan SNMPTN Tulis," ujar Rektor.

Ia menjelaskan, penambahan kuota ini karena jumlah pendaftar SNMPTN tahun 2012 mengalami lonjakan atau naik 14 persen apabila dibandingkan dengan tahun 2011 lalu. Yakni, jumlah pendaftar SNMPTN tahun 2011 mencapai 540.593 orang sedangkan untuk tahun ini, pendaftar SNMPTN meningkat menjadi 618.804 peserta.

Guru Besar Fakultas Pertanian Unila ini menjelaskan, ditambahkannya kuota SNMPTN juga sebagai bentuk upaya pemerintah memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para pendaftar atau calon mahasiswa baru. Selama ini dirasakan kuota yang tersedia belum mampu menampung seluruh calon mahasiswa di PTN.

Dengan demikian tahun ini Unila akan menerima sekitar 4.197 mahasiswa baru dengan rincian 20 persen dari SNMPTN Undangan (807 mahasiswa), 40 persen SNMPTN Tulis (1.776 mahasiswa). Sementara 1.814 mahasiswa baru lainnya akan disalurkan dalam Penerimaan Mahasiswa Perluasan Akses Pendidikan (PMPAP) dan Ujian Masuk Lokal (UML).

Sementara terkait pelaksanaan SNMPTN Tulis hari pertama, Humas Panlok SNMPTN Bandar Lampung Muhammad Komarudin menuturkan secara umum pelaksanaan tes di 28 lokasi pada 595 ruang ujian berjalan lancar. Sebanyak 1.268 pengawas dikerahkan untuk mengawasi 17.622 peserta ujian. Yakni sejumlah 6.402 (IPA), 7.304 (IPS), dan 4.026 (IPC).

Namun Komarudin mencatat terdapat 30-an peserta tidak membawa Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN), Ijazah ataupun Surat Keterangan Lulus (SKL) dari sekolah yang bersangkutan. "Untuk mereka ini kita tunggu sampai besok. Jika tetap tidak bisa membawa ke lokasi ujian maka hasil ujian mereka tidak akan diproses," papar Komarudin.

Ia mengemukakan, SNMPTN Tulis tahun ini lebih ketat dari tahun tahun sebelumnya. Selain mengacak nomor pendaftaran peserta, panitia pusat tahun ini menggunakan empat paket soal ujian dimana pada tahun sebelumnya hanya dua paket. Kemudian pembagian soal dilakukan secara sistematis dan terkomputerisasi.

Artinya, terang Komarudin, komputer pengoreksi nantinya akan menilai apakah peserta mengerjakan soal sesuai dengan ruang dan jenis paket yang seharusnya dikerjakan. Hal ini dilakukan untuk mencegah praktik perjokian. "Joki kini tidak bisa lagi mengerjakan soal dengan identitas diri di LJK dengan data diri orang lain," urainya.

Tidak hanya itu, lanjut Komarudin, gerak-gerik peserta yang mencurigakan seperti mencontek, menggunakan alat komunikasi seperti telepon genggam, tidak membawa identitas berupa kartu ujian ataupun hal-hal mencurigakan lainnya akan direkam diberita acara ujian yang kini juga terkomputerisasi. "Langsung dibulatkan dan komputer tidak akan memroses LJK yang bersangkutan," tandasnya. [Mutiara]

Rakanila

Radio Kampus Universitas Lampung adalah sebuah organisasi yang direncanakan menjadi bagian integral dari keluarga besar mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) adalah organisasi mahasiswa yang berada di tingkat universitas dan menjalankan kerja-kerja profesional pada bidang-bidang tertentu, Rakanila didirikan dan mulai mengudara hari Rabu, tanggal 19 Januari 2000 pada pukul 18.30 WIB. Tepatnya Gedung Graha Kemahasiswaan lt.II Universitas Lampung. JL. Soemantri Brojonegoro No.1 Gedung Meneng, Bandar Lampung. Rakanila 106,6 FM didirakan oleh tim pendiri yang secara otomatis akan menjadi dewan pendiri Rakanila 106,6 FM. Namun di tahun 2010, frekuensi berubah menjadi 107,9 FM Target pendengar Rakanila yaitu mahasiswa dan pelajar serta masyarakat umum usia 17-23 tahun. Jangkauan Area Gedung Meneng labuhan dalam, kemuning, labuhan ratu, way halim, dan sebagian Way Kandis.