IBUKOTA - PULAU BALI

IBUKOTA – PULAU BALI

Siapa sih yang gak kenal Bali? Yang belum pernah kesana pun pasti tau banget Provinsi Bali ini. Bahkan diluar negeri pun banyak turis yang lebih kenal dengan Bali daripada Jakarta yang merupakan Ibukota negara Indonesia. Kenapa bisa begitu ya?
Indonesia yang dijuluki sebagai Zamrud Khatulistiwa karena letaknnya dilintasi garis khatulistiwa ini memiliki kekayaan alam yang sangat indah dan hijau seperti zamrud.
Dan salah satu keindahan alam Indonesia terletak di Pulau Bali. Banyak turis yang berdatangan ke Bali sehingga mereka menjuluki Bali adalah Balinesia. Julukan ini diberikan karena keindahan alam di Bali saat para turis itu berkunjung ke Pulau Bali. Mungkin mereka tidak tahu bahwa Bali masih bagian dari Indonesia dan mereka menyebut Bali dengan nama Balinesia.
Pulau Bali juga sering disebut Pulau Dewata atau Pulau Surga. Yang berarti Pulau tempat bersemanyamnya para dewata, malaikat, seperti sebuah negeri kayangan yang penuh dengan kemegahan.
Bagaimanakah sejarah Pulau Bali?
Dikutip dari www.balivillarupiah.com
Penghuni pertama pulau Bali diperkirakan datang pada 3000-2500 SM yang bermigrasi dari Asia. Peninggalan peralatan batu dari masa tersebut ditemukan di desa Cekik yang terletak di bagian barat pulau. Zaman prasejarah kemudian berakhir dengan datangnya orang-orang Hindu dari India pada 100 SM.
Orang Eropa yang pertama kali menemukan Bali ialah Cornelis de Houtman dari Belanda pada 1597, meskipun sebuah kapal Portugis sebelumnya pernah terdampar dekat tanjung Bukit, Jimbaran, pada 1585. Belanda lewat VOC pun mulai melaksanakan penjajahannya di tanah Bali, akan tetapi terus mendapat perlawanan sehingga sampai akhir kekuasaannya posisi mereka di Bali tidaklah sekokoh posisi mereka di Jawa atau Maluku. Bermula dari wilayah utara Bali, semenjak 1840-an kehadiran Belanda telah menjadi permanen, yang awalnya dilakukan dengan mengadu-domba berbagai penguasa Bali yang saling tidak mempercayai satu sama lain. Belanda melakukan serangan besar lewat laut dan darat terhadap daerah Sanur, dan disusul dengan daerah Denpasar. Pihak Bali yang kalah dalam jumlah maupun persenjataan tidak ingin mengalami malu karena menyerah, sehingga menyebabkan terjadinya perang sampai mati atau puputan, yang melibatkan seluruh rakyat baik pria maupun wanita termasuk rajanya. Diperkirakan sebanyak 4.000 orang tewas dalam peristiwa tersebut, meskipun Belanda telah memerintahkan mereka untuk menyerah. Selanjutnya, para gubernur Belanda yang memerintah hanya sedikit saja memberikan pengaruhnya di pulau ini, sehingga pengendalian lokal terhadap agama dan budaya umumnya tidak berubah.
Jepang menduduki Bali selama Perang Dunia II, dan saat itu seorang perwira militer bernama I Gusti Ngurah Rai membentuk pasukan Bali ‘pejuang kemerdekaan’. Menyusul menyerahnya Jepang di Pasifik pada bulan Agustus 1945, Belanda segera kembali ke Indonesia (termasuk Bali) untuk menegakkan kembali pemerintahan kolonialnya layaknya keadaan sebelum perang. Hal ini ditentang oleh pasukan perlawanan Bali yang saat itu menggunakan senjata Jepang.
Pada tahun 1946 Belanda menjadikan Bali sebagai salah satu dari 13 wilayah bagian dari Negara Indonesia Timur yang baru diproklamasikan, yaitu sebagai salah satu negara saingan bagi Republik Indonesia yang diproklamasikan dan dikepalai oleh Sukarno dan Hatta. Bali kemudian juga dimasukkan ke dalam Republik Indonesia Serikat ketika Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia pada 29 Desember 1949.Tahun 1950, secara resmi Bali meninggalkan perserikatannya dengan Belanda dan secara hukum menjadi sebuah propinsi dari Republik Indonesia.
Tahun 1965, seiring dengan gagalnya kudeta oleh G30S terhadap pemerintah nasional di Jakarta, di Bali dan banyak daerah lainnya terjadilah penumpasan terhadap anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia. Di Bali, diperkirakan lebih dari 100.000 orang terbunuh atau hilang. Meskipun demikian, kejadian-kejadian di masa awal Orde Baru tersebut sampai dengan saat ini belum berhasil diungkapkan secara hukum.
Serangan teroris telah terjadi pada 12 Oktober 2002, berupa serangan Bom Bali 2002 di kawasan pariwisata Pantai Kuta, menyebabkan sebanyak 202 orang tewas dan 209 orang lainnya cedera. serangan Bom Bali 2005 juga terjadi tiga tahun kemudian di Kuta dan pantai Jimbaran. Kejadian-kejadian tersebut mendapat liputan internasional yang luas karena sebagian besar korbannya adalah wisatawan asing, dan menyebabkan industri pariwisata Bali menghadapi tantangan berat beberapa tahun terakhir ini.
Jika kita tadi membahas sejarah nya, sekarang kita mau bagi informasi tentang letak geografis  di Pulau Bali
Menurut data master plan penunjang investasi Provinsi Bali tahun 2006 – 2010 secara geografis Pulau Bali terletak pada 8°3’40″ – 8°50’48″ Lintang Selatan dan 114°25’53″ – 115°42’40″ Bujur Timur. Relief dan topografi Pulau Bali tebentang dataran tinggi pengunungan yang sangat panjang dari timur ke barat. Pulau Bali secara geografis terletak antara pulau Jawa dan pulau Lombok, dengan batas nyata nya seperti berikut
Batas utara : Laut Bali
Batas timur : Selat Lombok ( Provinsi Nusa Tenggara Barat )
Batas selatan : Samudra India
Batas barat : Selat Bali ( Provinsi Jawa Timur )
Kemudian dilihat dari Administrasi Pulau Bali terbagi dalam delapan bagian kabupaten dan satu kota, yaitu Kabupaten Karangasem, Klungkung, Bangli, Gianyar, Badung, Tabanan, Buleleng, Jembrana, dan kota Denpasar. Lain dari pada itu Pulau Bali juga mempunyai gugusan pulau-pulau kecil seperti : Pulau Menjangan terletak di wilayah Kabupaten Buleleng, Pulau Nuda Penida, Pulau Lembongan, Pulau Ceningan terletak di wilayah Kabupaten Klungkung, dan Pulau Serangan terletak di wilayah Kota Denpasar. Jadi secara keseluruhan luas wilayah Pulau Bali adalah 5.634,40 ha serta memiliki panjang pantai mencapai 529 km.
Intelektual muda, tahukah kalian seperti hal nya daerah lain di Indonesia, Pulau Bali juga memiliki makanan khas nya atau wisata kuliner yang banyak kita jumpai disana selain wisata alamnya.
Intelektual muda tidak perlu khawatir makanan di Bali terutama bagi umat muslim. Walaupun mayoritas penduduk Bali adalah non-musllim, namun banyak tersedia tempat makan untuk muslim yang menyediakan makanan halal.
Dikutip dari tourkebali.com berikut tempat-tempat makanan halal bagi tamu - tamu domestik yang berumat muslim.
1.         Ayam Bakar Taliwang
lokasi : Jl. Teuku Umar Denpasar
buka : makan siang, makan malam
makanan : Ayam Bakar Kampung

2.         Warung Plengkung
lokasi : Jl. Raya Kuta
buka : makan siang, makan malam
makanan : Ayam dan Ikan Bakar/Goreng

3.         Pawon Pasundan
lokasi : Jl Kediri Kuta
buka : makan siang, makan malam
makanan : Khas Sunda

4.         Tulang Lunak Hayam Wuruk
lokasi : Jl. Hayam Wuruk Denpasar
buka : makan siang, makan malam
makanan : Presto Ayam, Bebek dan Ikan

5.         Ny Nita Tulang Lunak
lokasi : Jl. Hayam Wuruk, Jl Teuku Umar, Jl. Gatot Subroto Denpasar
buka : makan siang, makan malam
makanan : Presto Ayam, Bebek, Ikan

6.         Kentucky Fried Chicken
lokasi : Denpasar, Sanur, Kuta, Nusa Dua
buka : makan pagi, makan siang, makan malam
makanan : Ayam Goreng

7.         McDonalds
lokasi : Denpasar, Sanur, Kuta, Jimbaran
buka : makan pagi, makan siang, makan malam (24 jam)
makanan : Ayam Goreng

8.         Natrabu Padang
lokasi : Jl. By Pass Ngurah Rai Sanur
buka : makan siang, makan malam
makanan : Khas Padang

9.         Warung Bandung
lokasi : Jl. Sunset Road Kuta
buka : makan siang, makan malam
makanan : Jawa Barat

10.      Ikan Bakar Jimbaran
lokasi : Sepanjang Pantai Jimbaran
buka : makan siang, makan malam
makanan : Ikan Bakar

11.      Restaurant Padang
lokasi : Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Jimbaran, Sanur, Legian, Ubud
buka : makan siang, makan malam
makanan : Khas Padang

12.      Suling Bali Restaurant
lokasi : Jl. Kintamani
buka : makan siang
makanan : Indonesia

13.      Restaurant Cianjur
lokasi : Renon Denpasar
buka : makan siang, makan malam
makanan : Jawa Barat

14.      Mentari Restaurant
lokasi : Bedugul Jl. Yudistira Denpasar Bali
buka : makan siang
makanan : Indonesia

15.      Ayam Bakar Taliwang Bedugul
lokasi : Bedugul
buka : makan siang
makanan : Ayam bakar
Jika tadi kita sudah membahas sejarah, letak geografis dan wisata kuliner di Bali, sekarang kita akan membahas wisata alam nya.
Wah kalau berlibur ke Bali yang tak pernah ketinggalan yang pasti adalah wisata alamnya. Sangat menyesalkan kalau pergi ke Pulau Bali tidak menikmati panorama alam disana. Seperti sebutannya Pulau Dewata, Bali layaknya Pulau Surga yang keindahannnya sudah pasti di mata turus-turis dari berbagai belahan dunia.
banyak sekali tempat-tempat wisata di bali yang menarik untuk di kunjungi, dan setiap tempat wisata yang ada di bali memiliki keunikan dan keindahan tersendiri.
Berikut nama-nama tempat wisata di Bali
1.         Danau Bedugul
Danau Bedugul memiliki 2 pura ditengah-tengahnya. objek wisata ini cocok untuk berjalan bersama keluarga. Danau Bedugul juga biasa disebut danau Beratan memiliki kedalaman sampai 23 meter. Biasanya para wisatawan menyewa sebuah perahu tradisional ataupun perahu bermotor untuk mengelilingi danau agar dapat menikmati pemandangan danau Bedugul dari jarak dekat.

2.         Tanah Lot
Tanah Lot ini merupakan salah satu objek wisata bali yang terkenal di pulau Bali.  Tepatnya Tanah Lot Terletak di kawasan Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Yang jaraknya kurang lebih sekitar 13 km menuju arah barat dari kota Tabanan. Jika anda dari Bandar udara Ngurah Rai, kurang lebihnya Tanah Lot dapat ditempuh dalam 1 jam waktu perjalanan dengan mengendarai kendaraan bermotor jika jalanan tidak sedang terjadi kemacetan.
Pura yang ada di Tanah Lot merupakan bagian dari Pura Dang Kahyangan di Bali, yang menjadi tempat memuja dewa-dewa yang penjaga laut. Pura ini akan terlihat dikelilingi oleh air laut ketika air laut sedang pasang. Di bawah Pura terdapat sebuah goa kecil, didalam goa tersebut ada beberapa ekor ular laut yang memiliki ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, dengan warna hitam berbelang kuning. Menurut legendanya ular laut tersebut merupakan jelmaan dari selendang yang mendirikan pura ini yaitu seorang Brahmana dari Pulau Jawa yang mengembara ke Pulau Bali. Beliau bernama Dang Yang Nirartha. Ular itu diperintahkan untuk menjadi penjaga dari pura yang ada di Tanah Lot ini.
3.         Tanjung Benoa
Merupakan Lokasi wisata pantai yang menawarkan olahraga air atau water sport dan  merupakan salah satu tempat wisata bali yang terfavorit bagi wisatawan yang datang ke pulau bali. Water sport yang tersedia dan ada di Tanjung Benoa, seperti banana boat, jetski, parasailing, snorkeling, scuba diving, dan masih banyak lagi pilihan yang lainnya.

4.         Pantai kuta
Merupakan salah satu Tempat wisata Bali yang sudah sangat terkenal sampai ke  manca negara, mungkin anda sudah tahu tentang objek wisata yang satu ini. Karena begitu terkenalnya tempat wisata Bali yang satu ini menyebabkan banyaknya kunjugan wisatawan domestik ataupun wisatawan mancanegara, hal ini juga sangat di manfaatkan oleh para investor lokal ataupun asing untuk menanamkan modal mereka dengan membagun sebuah hotel, restaurant ataupun shoping mall. Pantai Kuta juga merupakan salah satu pantai yang terbaik di Bali. Di Pantai Kuta banyak sekali wisatawan yang berkunjung. Pantai Kuta yang sudah mendunia, karena keindahan panorama alam pantainya, gelombang air laut yang cocok untuk bermain selancar. Maka dari itulah Pantai ini menjadi salah satu tempat favorit bagi para wisatawan yang berkunjung.

5.         Uluwatu
Uluwatu merupakan salah satu objek tempat wisata bali yang luar biasa. menurut  detik Travel, Uluwatu berada di ujung selatan Bali, menjadi tempat wisata yang sangat favorit sampai mengalahkan pamor Pantai Kuta. Wajar saja bila Uluwatu menjadi primadona tempat wisata Bali karena wisatawan juga akan dapat menemukan Ketenangan, keindahan alam, dan beragam pertunjukkan juga bisa anda temukan di sini.

6.         Ubud
Ubud atau Desa Ubud merupakan kawasan daerah seni yang juga sering disebut  sebagai desa yang memiliki taraf internasional. Jika anda sudah pernah berkunjung ke Tempat wisata Bali Ubud pasti akan mengatakan bahwa Ubud memang pantas untuk menyandang predikat desa yang bertaraf internasional. Sebagian besar jalan yang ada di kawasan ubud  terdapat restaurant, hotel, galeri dan toko-toko yang menjual kerajinan-kerajinan lokal. Ubud sudah sangat terkenal terkenal baik di Nusantara ataupun mancanegara,  lokasinya yang terletak di antara kawasan persawahan dan kawasan hutan diapit oleh jurang-jurang dan sungai, yang membuat lokasi kawasan ini menggambarkan panorama alam yang begitu indah. Selain karena alam, Ubud juga terkenal karena seni dan budaya Bali yang semakin berkembang dari tahun ketahun. kehidupan dari Sebagian masyarakat Ubud sehari-hari tidak lepas dari unsur seni dan budaya. Sebagian masyarakatnya ada juga yang bermata pencaharian sebagai seniman. Baik itu seni melukis, seniman kerajinan tangan ataupun seniman tari. Jika anda ingin mencari tempat galeri-galeri seni, maka anda harus datang ke Kawasan Ubud, karena di Ubud terdapat banyak sekali galeri-galeri tentang seni, juga pementasan seni musik dan seni tari yang dipentaskan setiap malam dan bergiliran di segala penjuru.

7.         Seminyak
Seminyak merupakan lokasi yang elit, dan para wisatawan juga masih bisa  menemukan suasana pantai. Yaitu Pantai Seminyak dan Petitenget yang menjadi lahan untuk menikmati keindahan suasana dengan panorama alam laut yang indah. Hamparan pasir abu-abu menjadi pelataran kedua dari pantai yang cantik ini. Di Pantai Petitenget terdapat sebuah pura yang bernama yang sama dengan nama pantainya, yaitu Pura Petitenget. Meskipun pura ini tidak termasuk dalam sembilan pura utama yang ada di Bali, akan tetapi pura ini juga sering digunakan sebagai tempat upacara. (Yoshiewafa.blogspot.com)

Itulah tadi informasi yang bisa kita bagi untuk intelektual muda di program acara kita Ibukota (Indahnya Budaya Kota Kita). Semoga apa yang tadi diinformasikan dapat bermanfaat untuk kita semua. Mohon maaf jika ada salah kata, langsung dari Graha Kemahasiswaan Lantai 2 Universitas Lampung, saya Lita Analine mohon pamit dari ruang dengar intelektual muda semua. And the lasting from me “Don’t forget to always keep the faith”. Bye..

@ayu_mayasari, edited by : @allen_kelana

Posting Komentar

0 Komentar