Kekurangan Zat Besi Ancam Gagal Jantung

 

Kekurangan zat besi yang berdampak pada anemia dapat terjadi pada siapa saja, khususnya perempuan. Keparahan anemia bisa menyebabkan komplikasi pada jantung, namun seringkali komplikasi ini tidak terdeteksi sehingga sering menimbulkan keterlambatan diagnosis.

Perempuan yang lebih muda biasanya menderita kekurangan zat besi karena siklus menstruasi. Sedangkan perempuan yang lebih tua cenderung kekurangan zat besi karena diet yang tidak cukup dan penyakit kronis atau penyakit spesifik, seperti maag atau tukak lambung.

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan darah berkurang atau menurunnya daya ikat darah terhadap oksigen. Kondisi ini menyebabkan jantung menjadi berdetak cepat dan tidak teratur untuk memompa lebih banyak darah ke daerah yang kekurangan oksigen. Kerja ekstra yang dilakukan jantung ini dapat menyebabkan pembesaran atau gagal jantung.

Mengembalikan jumlah zat besi ke level normal secara dramatis dapat meningkatkan kualitas hidup dan kemampuan untuk berolahraga lebih. Sementara penyerapan zat besi dari makanan atau suplemen diproses lambat oleh tubuh, dalam waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk mengganti suplai zat besi yang memadai bagi tubuh.




Sumber : http://lifestyle.okezone.com
 

Posting Komentar

0 Komentar