KISAH BENDUNGAN BATU TEGI LAMPUNG

 
Lampung telah memiliki pesona alam yang indah. Banyak tempat wisata yang bisa anda kunjungi di kota ini. Salah satunya adalah Bendungan Batu Tegi.
Bendungan Batu Tegi ini berlokasi di Telang Padang Kabupaten Tanggamus, Lampung. Bendungan yang satu ini sangat terkenal akan keindahan alamnya dengan letak bendungan di bebukitan menambah kecantikan bendungan ini.


Namun siapa sangka tenyata tempat yang memiliki pesona indah ini menyimpan cerita pilu. Konon dalam pembangunannya telah menelan 13 korban jiwa.
Berdasarkan cerita warga yang beredar, para korban meninggal dunia akibat terseret air dan masuk ke dalam terowongan besar yang fungsinya sebagai pemutar air. Jelas para korban tidak mampu untuk menyelamatkan dirinya, karena arus air yang begitu besar.

Pada lokasi wisata ini telah dibangun monumen 13 yang menuliskan korban dari pembangunan Bendungan Batu Tegi. Monumen ini terletak di samping terowongan besar pemutar air yang diduga sebagai akibat dari meninggalnya para pekerja.

Bendungan yang memiliki luas sekitar 3.560 hektar ini memiliki kegunaan sebagai sumber air bagi 66.573 hektare milik petani, yang terdapat di empat kabupaten atau kota, yaitu Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, dan Kota Metro serta pengendali banjir, pariwisata, dan perikanan.

Bendungan Batu Tegi ini merupakan bendungan tertinggi di Asia Tenggara. Bendungan Batu Tegi di bangun pada tahun 1995  dan selesai pada tahun 2003 dan di sahkan pada tahun 2004 oleh Presiden Megawati.

Bedungan yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan bantuan Japan Bank for International Coorperation (JBIC) memiliki luas Selain sebagai sumber air, bendungan Batu Tegi juga kerap dijadikan tempat wisata bagi sebagian masyarakat Lampung.



Sumber : http://rotasinews.com

 

Posting Komentar

0 Komentar