WHAT'S NEW?
Loading...

Mengapa Kucing Hitam Dianggap Sebagai Pembawa Sial dan Ditakuti?

Mengapa Kucing Hitam Dianggap Sebagai Pembawa Sial dan Ditakuti?
Pada masa itu, rumor tentang penyihir
yang melakukan ilmu hitam sedang populer di Eropa. Bahkan, kucing jalanan yang diberi makan oleh wanita tunawisma, dianggap sebagai bagian dari praktik ilmu sihir.
Lalu mengapa kucing yang berwarna hitamlah yang dianggap sebagai pembawa sial? Pada 1560-an, sebuah legenda merebak di Lincolnshire, Inggris. Alkisah, seorang ayah dan anak lelakinya sedang berjalan pada malam tanpa bulan, saat seekor kucing hitam ada di tengah jalan yang hendak mereka langkahi.
Secara refleks mereka melempar satwa yang tiba-tiba melintas itu dengan batu, hingga kucing itu terluka dan lari ke rumah seorang wanita, yang diduga adalah penyihir.
Keesokan harinya, si ayah dan anak lelakinya berpapasan dengan wanita pemilik rumah tersebut, yang ternyata berjalan pincang dengan tubuhnya penuh lebam. Sejak saat itu, Lincolnshire percaya bahwa penyihir bisa berubah menjadi kucing hitam kala malam tiba.
Di Amerika, kepercayaan akan kucing hitam juga semakin kuat, apalagi saat perburuan penyihir Salem. Dua puluh orang dihukum mati pada 1692, karena dianggap sebagai penyihir yang membuat anak perempuan Pendeta Samuel Parris di Desa Salem, mengalami sakit.
Bahkan hingga kini, kucing hitam dan penyihir tetap populer pada saat perayaan Halloween, dan menjadi simbol hal jahat yang akan terjadi kemudian. Namun, di Scotlandia, warga percaya bahwa kucing hitam tak dikenal yang berada di beranda rumah akan membawa kemakmuran. Bahkan di wilayah Midlands Inggris, kado pernikahan kucing hitam dipercayai membawa keberuntungan bagi pengantin wanita. Apalagi jika kucing hitam tersebut bersin.

Sumber: Tribunnews

0 komentar:

Posting Komentar

Rakanila

Radio Kampus Universitas Lampung adalah sebuah organisasi yang direncanakan menjadi bagian integral dari keluarga besar mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) adalah organisasi mahasiswa yang berada di tingkat universitas dan menjalankan kerja-kerja profesional pada bidang-bidang tertentu, Rakanila didirikan dan mulai mengudara hari Rabu, tanggal 19 Januari 2000 pada pukul 18.30 WIB. Tepatnya Gedung Graha Kemahasiswaan lt.II Universitas Lampung. JL. Soemantri Brojonegoro No.1 Gedung Meneng, Bandar Lampung. Rakanila 106,6 FM didirakan oleh tim pendiri yang secara otomatis akan menjadi dewan pendiri Rakanila 106,6 FM. Namun di tahun 2010, frekuensi berubah menjadi 107,9 FM Target pendengar Rakanila yaitu mahasiswa dan pelajar serta masyarakat umum usia 17-23 tahun. Jangkauan Area Gedung Meneng labuhan dalam, kemuning, labuhan ratu, way halim, dan sebagian Way Kandis.