WHAT'S NEW?
Loading...

Ya Tuhan, Bayi Lima Bulan Ini Sedang Koma Tapi Ibunya Pergi Begitu Saja

Ya Tuhan, Bayi Lima Bulan Ini Sedang Koma Tapi Ibunya Pergi Begitu Saja
Bayi berusia lima bulan yang menderita
radang selaput otak ditinggalkan orangtuanya di RSUD Blambangan, Banyuwangi, sejak Selasa (22/9/2015).
Awalnya, bayi yang bernama Cahaya itu masuk ke UGD RSUD Blambangan Kabupaten Banyuwangi pada hari Senin (21/9/2015) dalam keadaan kejang dan tubuh membiru.
Dia diantar oleh sepasang laki-laki dan perempuan yang mengaku sebagai orangtuanya. Mereka berencana melanjutkan perjalanan ke Bali dan dirampok sehingga dompet keduanya hilang termasuk uang dan identitas keduanya.
"Bayinya kejang lalu dibawa ke Puskesmas Mojopanggung. Karena (puskesmas) tidak bisa mengatasi, maka bayi dirujuk ke UGD karena koma," ujar Taufik Hidayat, Direktur RSUD Blambangan, Selasa (23/9/2015).
Pasangan ini mengaku tidak punya uang karena kecopetan sehingga pihak rumah sakit membebaskan biaya perawatan dari bayi yang berbobot 5,5 kilogram tersebut.
Namun, ayah bayi yang mengaku bernama Adi Sukmawijaya (21) asal Sukamakmur, Bogor, itu tetap ngotot membawa anaknya melanjutkan perjalanan ke Bali.

Sumber: Tribunnews

0 komentar:

Posting Komentar

Rakanila

Radio Kampus Universitas Lampung adalah sebuah organisasi yang direncanakan menjadi bagian integral dari keluarga besar mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) adalah organisasi mahasiswa yang berada di tingkat universitas dan menjalankan kerja-kerja profesional pada bidang-bidang tertentu, Rakanila didirikan dan mulai mengudara hari Rabu, tanggal 19 Januari 2000 pada pukul 18.30 WIB. Tepatnya Gedung Graha Kemahasiswaan lt.II Universitas Lampung. JL. Soemantri Brojonegoro No.1 Gedung Meneng, Bandar Lampung. Rakanila 106,6 FM didirakan oleh tim pendiri yang secara otomatis akan menjadi dewan pendiri Rakanila 106,6 FM. Namun di tahun 2010, frekuensi berubah menjadi 107,9 FM Target pendengar Rakanila yaitu mahasiswa dan pelajar serta masyarakat umum usia 17-23 tahun. Jangkauan Area Gedung Meneng labuhan dalam, kemuning, labuhan ratu, way halim, dan sebagian Way Kandis.