Gebyar Etalase Jurnalistik (Gelatik) 2017, agenda tahunan UKPM Teknokra Universitas Lampung akan kembali digelar pada Sabtu hingga Selasa (28-31/03/2017) di Bandarlampung. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang mengangkat tema “Traveling Journalism”, kali ini Teknokra memilih “Jurnalisme Lingkungan” sebagai tema utama.
Menurut Ketua Pelaksana Retnoningayu Janji Utami (Ilmu Komunikasi ’14) UKPM Teknokra ingin memerbaharui skill Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) se-Indonesia. “Jadi, tujuannya untuk meng-update kemampuan persma. Di jaman yang kita tahu saat ini, ilmu jurnalistik semakin berkembang,” jelasnya.
Retno mengatakan, untuk kegiatan pelatihan tersebut terdapat kuota tersendiri. Saat ini peserta pelatihan nasional sudah diikuti oleh 31 orang dari perwakilan persma berbeda di Indonesia. Sedangkan diskusi publik memiliki kuota mencapai 150 peserta.
Menurut Retno, kegiatan tersebut rencananya akan dilaksanakan di beberapa tempat. Diskusi Publik menjadi kegiatan pembukaan Gelatik Teknokra yang akan dilaksanakan pada Sabtu (28/10/2017) tentang “Media Dalam Bayangan Hoax”.
Kegiatan ini akan mengajak peserta untuk memberantas hoax dengan memublikasikan informasi sesuai fakta di media sosialnya. Diskusi ini akan menghadirkan Arfi Bambani Amri (Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalis Independen Indonesia), Gun Gun Siswadi (Staff Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa), Marsya Gusman (Miss Internet 2017) dan Yosep Adi Prasetyo (Ketua Dewan Pers Indonesia).
Setelah itu, pada hari yang sama dilanjutkan dengan Pelatihan Riset Media Online oleh Arfi Bambani Amri, Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalis Independen Indonesia dan Director of Content selasar.com. Para peserta akan diajak untuk menganalisis dan menilai berita yang bertebaran di media online.
Pada Minggu (29/03/2017), materi berbeda yakni Pelatihan Pengelolaan Web Monotize akan diisi oleh oleh Firman Nugraha (CEO teknojurnal.com). Pelatihan ini akan membahas cara meningkatkan traffic pengunjung website dan mengelola website menjadi peluang bisnis.
Pada Minggu-Senin (29-30/03/2017), dilanjutkan dengan Pelatihan Jurnalisme Lingkungan oleh Agus Sudibyo (penulis buku 34 Etika Jurnalime Lingkungan) beserta Yayasan Konservasi Wayseputih (YKWS).
Para peserta akan diajak turun lapang secara langsung dalam meliput sebuah kasus yang berhubungan dengan lingkungan. Kegiatan ini akan ditutup dengan field trip, di mana para peserta akan diajak berkunjung ke tempat wisata di Lampung.
“Harapannya sih agar softskill anak-anak persma semakin meningkat, bisa belajar tentang jurnalisme lingkungan, semakin peka terhadap isu-isu yag ada di lingkungan serta menyuarakannya agar lebih terangkat ke publik”, harap Retno.

Nurrohmah, Pemimpin Umum UKPM Teknokra berharap kegiatan ini akan berjalan dengan lancar. “Semoga, dengan adanya kegiatan ini, Teknokra sebagai media kampus juga dapat berperan dalam memerangi hoax yang semakin membahayakan,” tukasnya.

Posting Komentar

0 Komentar