FEB Tuan Rumah Sidang Pleno ke-12 AFEBI



Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) menjadi tuan rumah Sidang Pleno ke-12 Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI). Kegiatan dihelat di Gedung Student Corner Building FEB Unila pada Jumat 30 Maret hingga Sabtu 1 April 2017.
Sidang pleno yang diikuti sekitar 360-an peserta dari 72 fakultas ekonomi dan bisnis seluruh Indonesia ini mengusung tema Penguatan Mutu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Menuju Daya Saing Internasional.
Dalam penyelenggaraannya, panitia menghadirkan keynote speaker yakni Gubernur Bank Indonesia yang diwakili oleh Direktur Jendral Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Prof. Ahmad Erani Yustika.
Disusul dengan panel session yang membahas Konstelasi Geoekonomi Global dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Indonesia. Antara lain oleh The Presiden of Academic Global Business Advencement Prof. Shafar U. Ahmad, University Utara Malaysia M. Shahril Ahmad Razimi, Ph.D., Direktur Utama BRI Syariah Mochamad Hadi Santoso, serta Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Doddy Zulverdi.
Dekan FEB Prof. Satria Bangsawan dalam sambutannya mengatakan, berkaitan dengan topik sidang pleno ke-12, bahwa di era sejak munculnya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di akhir tahun 2012 lalu maka segenap sivitas akademika FEB berupaya menyambut dengan positif. Salah satunya dengan menguatkan mutu sehingga mampu menciptakan alumni berdaya saing internasional, berkarakter, menguasai bahasa inggris dengan baik, serta memiliki sofskill.
Pada sidang pleno ini membahas isu-isu strategis yang berhubungan dengan penguatan mutu fakultas ekonomi dan bisnis menuju daya saing internasional. Rektor Unila Prof. Hasriadi Mat Akin mengungkapkan, era MEA dan globalisasi akan menjadi tantangan dan mendorong terjadinya perubahan manajemen di perguruan tinggi, khususnya FEB.
Di samping mandat perguruan tinggi untuk menghasilkan ahli-ahli ekonomi melalui riset, institusi juga harus menghasilkan para profesional, sebab mobilisasi memerlukan sumberdaya manusia. Untuk menghasilkan alumni yang global, maka fakultasnya dulu harus mengglobal.
“Melalui forum ini akan menghasilkan sebuah kesepakatan dan inspirasi yang bisa disesuaikan setelah kembali di fakultas masing-masing. Pertemuan ini menjadi sangat berarti di tengah tengah globalisasi,” ujarnya.
Senadan dengan Rektor, perwakilan Dewan Pengurus Nasional AFEBI periode 2016-2017 Prof. Chandra Fajri Ananda, S.E., M.Si., Ph.D., dalam paparannya menjabarkan, salah satu strategi menghadapi era globalisasi adalah membangun kompetisi. AFEBI merupakan salah satu wadah yang dibentuk dengan semangat yang sama, yakni bagaimana menghadapi kompetisi untuk dapat membangun ekonomi Indonesia.
Turut hadir Asisten III Kota Bandarlampung Drs. Edi Santoso, seluruh dekan dan wakil dekan yang tergabung dalam AFEBI dari 62 perguruan tinggi negeri di Indonesia, ketua AFEBI, wakil rektor I, wakil rektor II, wakil rektor IV, para dekan di masing-masing fakultas.

Posting Komentar

0 Komentar