Ponselnya Dijambret, Siswi 16 Tahun Terus Kejar hingga Pelaku Jatuh dari Motor



Aparat Polsek Pontianak Timur menangkap RZ (22), yang diduga pelaku tindak pencurian dengan pemberatan (curat).

Tersangka beraksi bersama temannya terhadap seorang pelajar.
"Tersangka RZ kami amankan berdasarkan laporan korban kepada kami. Korbannya pelajar perempuan berusia 16 tahun, atas nama Hairunisa," ungkap Kapolsek Pontianak Timur Komisaris Abdul Hafidz, Selasa (23/5/2017).
Kapolsek menguraikan kronologis kejadian.
Korban yang sedang berada di atas sepeda motor yang dikendarainya, tiba-tiba dikejutkan dengan kehadiran dua orang pelaku dari arah belakang.
"Korban sedang berada di Jalan Tanjungraya I. Kemudian, dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor, tiba-tiba datang dari arah belakang, langsung merampas HP milik korban yang disimpan korban di boks sepeda motor korban. Korban kaget dan pelaku berhasil kabur," jelas kapolsek.
Melihat telepon selulernya dijambret dua orang pelaku, korban berusaha mengejar kedua pelaku hingga sampai di Jalan Tritura.
Kedua pelaku pun terus berupaya melarikan diri, hingga di simpang Jalan Tanjung Hilir, dan berhasil ditangkap warga sekitar.
"Korban mengejar pelaku hingga ke Jalan Tritura - Tanjung Hilir, dan ketika sampai di simpang Jalan Tanjung Hilir, salah satu pelaku berhasil ditangkap oleh warga yang mendengar teriakan korban."
"Satu orang pelaku terjatuh, sementara pelaku yang mengendarai sepeda motor berhasil kabur, dengan membawa HP korban yang dicuri," ungkapnya.
Kapolsek menerangkan, tersangka RZ merupakan pelaku yang berhasil ditangkap warga sekitar.
"Adapun barang bukti yang masih dalam pengembangan, berupa satu unit telepon seluler merek Lenovo A5."
"Tersangka RZ akan kami kenakan persangkaan pasal, yakni Pasal 363 KUHP. Sementara untuk satu orang pelaku lainnya, identitasnya sudah kami kantongi, saat ini, masih dalam pengejaran personel kami," sambungnya, seperti dilansir Tribunlampung.co.id.