WHAT'S NEW?
Loading...

Satreskrim Polres Way Kanan Amankan Pemilik Senpi Rakitan





Kota Serupa Indah Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way kanan disana juga senpi dan amunis disimpan," kata dia, Kamis (28/9/2017). Satuan Reskrim Polres Way Kanan mengamankan senjata api (senpi) rakitan jenis FN beserta amunisi aktif di Wilayah Kampung Serupa Kecamatan Pakuan Ratu, Way Kanan, Lampung,  Jumat (22/09/2017).
Senpi jenis FN ini didapatkan dari oknum Karyawan PT BLS (Budi Lampung Sejahtera). 
Kapolres Way Kanan, AKBP Doni Wahyudi  melalui Kasat Reskrim AKP Yuda Wiranegara mengatakan bahwa pengungkapan ini juga melibatkan tim Tekab 308 Polres Way Kanan dan Kanit Reskrim Polsek Pakuan Ratu yang saat itu mendapat informasi dari masyarakat tentang penyalahgunaan senpi, yang sangat meresahkan masyarakat.
"Dari informasi yang diperoleh pada Jumat tanggal 22 september 2017 sekira jam 22.00 WIB keberadaan Pelaku penyalahgunaan Senpi di mess PT BLS Kampung
Setelah dilakukan penyelidikan menelusuri asal muasal senpi tersebut didapatkan seorang pelaku inisial Handriyansyah (36) karyawan PT BLS warga Kampung Serupa Indah Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan,
Saat penggerebekan itu HD berada di dalam mess, petugas langsung menangkap pelaku selanjutnya melakukan penggeledahan badan dan tempat hasil benar ditemukan senjata api (senpi) rakitan jenis FN beserta 20 butir peluru tajam kal 5,56 aktif , 15 butir selonsong, empat unit handphone berbagai merk dan satu bilah senjata tajam.


"Akan kita tindak tegas untuk kepemilikan senpi dan amunisi. Padahal, hal itu bertentangan dengan hukum. Termasuk dari mana mereka dapatkan ini juga akan kita dalami, Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Way Kanan guna penyidikan lebih lanjut," tegasnya. 
Selain itu, Kasat Reskrim menghimbau kepada masyarakat yang masih memiliki senjata api rakitan, "lebih baik diserahkan kepada kami atau babinkamtibmas yang berada di kampung setempat. Dengan demikian ini tidak akan kami proses hukum," imbuhnya.
Pelaku akan dijerat menggunakan pasal 1 ayat (1) undang – undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang senjata api, dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau hukuman maksimal 20 tahun penjara, seperti dilansir pada laman Tribunlampung.co.id.

0 komentar:

Posting Komentar

Rakanila

Radio Kampus Universitas Lampung adalah sebuah organisasi yang direncanakan menjadi bagian integral dari keluarga besar mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) adalah organisasi mahasiswa yang berada di tingkat universitas dan menjalankan kerja-kerja profesional pada bidang-bidang tertentu, Rakanila didirikan dan mulai mengudara hari Rabu, tanggal 19 Januari 2000 pada pukul 18.30 WIB. Tepatnya Gedung Graha Kemahasiswaan lt.II Universitas Lampung. JL. Soemantri Brojonegoro No.1 Gedung Meneng, Bandar Lampung. Rakanila 106,6 FM didirakan oleh tim pendiri yang secara otomatis akan menjadi dewan pendiri Rakanila 106,6 FM. Namun di tahun 2010, frekuensi berubah menjadi 107,9 FM Target pendengar Rakanila yaitu mahasiswa dan pelajar serta masyarakat umum usia 17-23 tahun. Jangkauan Area Gedung Meneng labuhan dalam, kemuning, labuhan ratu, way halim, dan sebagian Way Kandis.