LESTARIKAN BUDAYA LOKAL, MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA PERANCIS UNILA GELAR SENI PERTUJUKAN




Seharusnya sebagai anak muda dan saya sekarang adalah mahasiswa kita harus melestarikan dan mencintai  budaya Indonesia karena kita adalah penerus bangsa. Saya belajar bahasa Perancis tapi saya tetap cinta dengan buadaya saya, ya budaya Indonesia”. Ujar Yanto salah satu pemeran dalam seni pertunjukan.

Bandar Lampung (25/5)- Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Perancis gelar seni pertunjukkan dengan tema “ Pesona Seni dalam Harmoni Budaya”. Bandar Lampung, Kamis, 24 Mei 2018 tepatnya di gedung aula K FKIP Universitas Lampung.
Seni pertunjukkan ini di tampilkan oleh mahasiswa pend. Bahasa Perancis angakatan 2017. Pelaksanaan seni pertunjukkan ini adalah sebagai pengambilan nilai UAS mata kuliah wajib dari prodi tersebut yaitu mata kuliah Seni Pertunjukkan Indonesia. Selain tujuan tersebut, diadakannya seni pertunjukkan ini adalah sebagai wadah untuk apresiasi seni dan pelestarian budaya lokal.
“ sebagai bentuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya kita sendiri, anak- anak juga di beri kesempatan untuk mengapresiasi seni. Jadi tidak hanya belajar dikelas tetapi juga pernah merasakan terkait dengan seni. Jadi tambahan buat mereka untuk mengenal dan mengapresiasi seni, dan kemudian ya untuk meletarikan budaya lokal”.  Ucap ibu Nani, Dosen mata kuliah tersebut”.
Acara seni pertunjukkan dibuka oleh kepala jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni yaitu Dr. Mulyanto Widodo, M. Pd. Pertunjukan di mulai dengan tari tradisional Muli Batangan dan tari kreasi sebagai pembuka acara, selanjutnya ada penampilan Beatbox, teater dan diakhiri dengan penampilan dari kelompok musik yang menyanyikan satu lagu daerah Lampung dan satu lagu dari perancis sebagai ciri jurusan.
Dengan adanya seni pertunjukkan ini diharapkan kepada masyarakat Indonesia terutama anak muda dan mahasiswa, yang kebetulan mayoritas penonton acara kemarin adalah mahasiswa. Dengan semangat jiwa muda, lebih semangat untuk melestarikan budaya Indonesia dan membuat anak muda sadar bahwa Indonesia punya budaya yang indah dan bagus, maka itu sudah menjadi kewajiban untuk dilestarikan. Adanya penampilan Beatbox dan menyanyikan lagu perancis dan penampilan tari tradisional dan lagu daerah Indonesia menunjukan bahwa kita juga dapat belajar budaya asing dan mengikuti perkembangan zaman namun tidak sampai melupakan budaya lokal Indonesia itu sendiri.
“Harapannya semoga budaya Indonesia semakin dicintai oleh masyarakat Indonesia sendiri. Jangan sampai budaya kita diambil oleh pihak asing. Seharusnya sebagai anak muda dan saya sekarang adalah mahasiswa kita harus melestarikan dan mencintai  budaya Indonesia karena kita adalah penerus bangsa. Saya belajar bahasa Perancis tapi saya tetap cinta dengan buadaya saya, ya budaya Indonesia”. Ujar Yanto salah satu pemeran dalam seni pertunjukan.

Laporan: Umi Kulsum

Posting Komentar

0 Komentar