Ini Dia Para 'Crazy Rich Asians' Beneran di Dunia Nyata


Jakarta - Crazy Rich Asians tengah menjadi buah bibir di masyarakat. Sebab, film ini dianggap mampu menghadirkan drama percintaan sekaligus komedi yang menarik.

Saking menariknya, film yang diadopsi dari buku berjudul sama karya Kevin Kwan juga menjadi bahan guyonan di jagat maya. Ada yang menulis #CrazyRichBekasians, ada juga yang menulis CrazyRichSurabayan.

Crazy Rich Asians bercerita tentang kisah asmara Rachel Chu seorang wanita keturunan China dengan kekasihnya Nick Young yang tumbuh besar di Amerika Serikat (AS). Diceritakan, Nick mengajak Rachel untuk pulang ke kampung halamannya Singapura.

Siapa sangka, Nick ternyata merupakan keturunan dari orang super kaya. Statusnya inilah yang kemudian menjadi penghalang dalam percintaan mereka.

Berbicara keluarga super kaya memang menarik untuk diulas. Lantas, siapa saja 'Crazy Rich Asians' di dunia nyata?




      1. Keluarga Ambani, kekayaan bersih US$ 43 miliar
 


                                           Foto: Twitter/@NitaMAmbani

Kekayaan keluarga terkaya dari India ini dibangun oleh Dhirubhai Ambani melalui bisnis tekstil di Mumbai tahun 1960. Lalu, bisnis itu beralih ke petrokimia dan menjadi 'bisnis raksasa' dengan nama Reliance Industries. Setelah Dhirubhai meninggal di tahun 2002, bisnis ini terbelah menjadi dua di bawah kendali putranya Mukesh dan Anil. Dua miliarder ini kerap menjadi berita utama karena persaingan mereka. Pada tahun 2010, Mukesh menjadi sorotan karena memindahkan keluarganya ke bangunan 27 lantai dengan kolam renang, ballroom, dan taman tersebar di tiga lantai di dalamnya.

       2. Keluarga Kwok, kekayaan bersih US$ 34 miliar 




Properti merupakan bisnis inti keluarga Kwok. Perusahaannya, Sun Hung Kai Peroperties (SUHJF) mengembangkan gedung-gedung tinggi di Hong Kong. Selain itu, keluarga Kwok juga memiliki bisnis di China. Meski begitu, 3 miliarder Kwok Thomas, Raymond dan Walter tak lepas dari masalah. Di tahun 1997, Walter sempat diculik selama seminggu dan dibebaskan setelah keluarga membayar tebusan sebesar US$ 77 juta. Lebih dari satu dekade kemudian, keluarganya memaksa Walter keluar dari kepala perusahaan. Tahun 2014, Thomas dihukum karena melakukan korupsi. Sehingga, Raymond mengambilalih sebagai pimpinan.



3.  Keluarga Lee, kekayaan bersih US$ 31 miliar



                                         Foto: Dok. Samsung

Lee Byung chul membangun kerajaan bisnis Samsung pada tahun 1938. Bisnis Samsung diawali dari perusahaan perdagangan kecil dengan komoditas buah dan ikan. Kemudian, perusahaan ini berkembang selama beberapa dekade dengan beralih-alih sektor dari tekstil, pembuatan kapal, keuangan, dan akhirnya elektronik. Setelah Lee meninggal pada tahun 1987, putranya Kun hee mengembangkan bisnis dari mulanya produk berkualitas rendah menjadi barang-barang berkualitas tinggi.

Saat ini, Samsung memproduksi smartphone, chip komputer, dan produk teknologi tinggi lainnya. Setelah Kun hee terkena serangan jantung tahun 2014, Samsung diserahkan ke putranya Jae yong.

Sumber: detik.com

Posting Komentar

0 Komentar