6 Destinasi Liburan Seru di Kota Kabut Liwa, Lampung Barat



TEMPO.CO, Jakarta - Ketenangan dan kesejukan menjadi dua hal yang bisa wisatawan rasanya ketika berada di Liwa, ibukota Kabupaten Lampung Barat. Kota ini  dikelilingi pegunungan yang berada di rangkaian Bukit Barisan. Berjarak sekitar 236 kilometer dari Bandar Lampung, Liwa bisa dicapai dalam waktu 6 jam. Pagi saat terbangun di Liwa, wisatawan bisa menemukan kabut di sekitar. Tanpa harus berada di perbukitan. Tak mengherankan kota ini dikenal sebagai Kota Kabut. Menyaksikan hamparan kabut pun menjadi hal menarik di sini, selain itu ada juga peninggalan sejarah dan wisata alam lainnya. Berikut ini 6 pilihan wisata di Liwa. 


1.     Danau Ranau
 
Danau seluas 125,4 kilometer persegi ini berada di dua kabupaten, Lampung Barat dan Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Danau terlihat indah karena berlatar Gunung Seminung, dan dikelilingi perbukitan. Tak jauh dari ibukota Liwa, temukan ikan-ikan khas Danau Ranau seperti harongan, selain juga mujair dan lain-lain. Tentunya sembari menikmati udara sejuknya.

2.     Kebun Kopi

Lampung Barat dikenal dengan perkebunan kopi robustanya. Jangan lewatkan untuk menengok perkebunan kopi yang bisa ditemukan di berbagai wilayah Sekicau, Way Tenong hingga Sumber Jaya dan daerah-daerah lainnya.

3. Bukit Kabut Bawang Bakung

Salah satu mengasyikkan di Kota Kabut ini, adalah mencapai bukit untuk menikmati hamparan kabut nan luas. Lokasi yang banyak disarankan adalah Bukit Kabut  Bawang Bakung yang berada di Pekon Negeri Ratu. Bulan Maret-Agustus atau musim kemarau merupakan waktu yang tempat untuk menyimak keindahan kabut ini.Karena di musim ini, hamparan kabutnya begitu luas.


4.     Gemura Talang Bukit
 

Gemura adalah bahasa lokal untuk air panas. Nah air panas ini berasal dari kawah Gunung Sekicau yang berada di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Menikmati alam yang masih asli menjadi pilihan di objek wisata ini.


5.      Istana Kasultanan Paksi Pak Sekala Brak
 


Di Lampung Barat berdiri sebuah kerajaan, yang dikenal sebagai Kesultanan Paksi Pak Sekala Brak. Masih ada keturunan dan istananya. Bila ingin mengenal sejarah bisa mampir ke istana yang berada Batu Brak, Liwa ini. Di bagian belakang istana juga pemakaman keturunan raja dan pemandian khusus dengan pemandangan perbukitan. Bila dilanjutkan ke Pekon Kenali, wisatawan juga bisa menemukan rumah tradisional yang berusia ratusan tahun.



6.     Situs Megalitikum
 

 

 
Lampung Barat pun menyimpan sejumlah situs megalitikum. Salah satunya berlokasi di Desa Purajaya, Kecamatan Sumberjaya, sebanyak dua situs. Untuk mencapainya melewati kebun kopi di Gunung Way Tebu. Jadi menelisik peninggalan sejarah ini pun tetap sembari menikmati alam. 

Sumber :  TEMPO.CO
Laporan : Abdina Saentika


 







Posting Komentar

0 Komentar