Festival Seni Media Internasional Tampilkan Karya Interaktif 34 Seniman



Foto: dok. Akihiko Taniguchi 

Jakarta - Festival seni media internasional untuk pertama kali nya di selenggarakan Direktorat Kesenian Kemendikbud tahun ini. Mengusung tema 'Instrumenta 2018: Sandbox', festival yang rencana nya bakal digelar setiap tahun menampilkan karya-karya dari 34 seniman Indonesia dan manca negara.

Seniman yang terlibat dari lintas disiplin dari game designer, musisi, fotografer, serta peneliti. Pengunjung bisa menikmati sekaligus 'bermain' dengan  29 karya seni media yang menggunakan teknologi virtual reality, arcade game, internet, apps, fotografi, video, sampai video cahaya.

 Direktur Artistik 'Instrumenta 2018: Sandbox', Agung Hujat nika jennong, menuturkan judul pameran 'Sandbox' atau yang berarti bak pasir di adopsi dari genre permainan digital.

"Judulnya adalah metafora dari aktivitas bermain bebas dan terbuka," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima detik HOT. Tak hanya pameran, materi festival seni media internasional juga menghadirkan program publik. Di antara nya pertunjukan multimedia, loka karya permainan untuk orang tuadan anak, loka karya desain permainan dan coding sampai tur pameran bersama kurator. Dikuratori oleh Bob Edrian dan Gesyada Siregar, 'Instrumenta 2018: Sandbox' menampilkan karya dari Ade Darmawan (Jakarta), Adityo Pratomo (Jakarta), Akihiko Taniguchi (Jepang), Alan Kwan (Hong Kong/ China/ AS), Alrezky Caesaria (Bandung), Bagasworo Aryaningtyas (Jakarta), Bandu Darmawan (Bandung), Banung Grahita x Rejeki Pagi (Bandung), Bayu Pratama x Kummara Game Studio (Bandung), Divisi 62 x Evans Storn x Al Imran Karim (Jakarta & Bandung), Evi Nila Dewi (Yogyakarta).

                                                                                                         Foto: Instrumenta 2018: Sandbox  


Kemudian ada Hardiman Radjab (Jakarta), Jess Johnson dan Simon Ward (New Zealand/ AS), Julian Abraham Togar (Medan), Mahesa Almeida & Niken Dayu (Jakarta), Moch. Hasrul (Jakarta), Kusno Drajat x Rico Prasetyo (Jakarta & Bogor), Mojiken Game Studio (Surabaya), Ryota Kuwakubo (Jepang), Sarana (Samarinda), Torajiro Aida (Jepang), Toyol Dolanan Nuklir (Surabaya), Raslene (Jakarta), Universe Baldoza (Filipina), UVISUAL (Bandung), Zaini Alif & Komunitas Hong (Bandung).

Festival seni media internasional dibuka malam ini pukul 19.30 di Galeri Nasional Indonesia. Eksibisi bakal berlangsung hingga 30 November 2018 mendatang.
(tia/dar)

Sumber: Detik.com

Posting Komentar

0 Komentar