IKA FH UNILA 94 Bantu Pembangunan Gedung Peradilan Semu



RILIS.ID, Bandarlampung – Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Lampung angkatan 1994 (IKA FH Unila 94) berjanji akan membantu pembangunan gedung peradilan semu di kampus FH Unila.
Pada Sabtu (12/1/2019) lalu, IKA FH Unila 94 baru saja menggelar acara Reuni Perak di Ballroom Novotel Lampung. Kegiatan bertemakan "Bersama Kita Kuat, Bersama Kita Peduli" itu dihadiri sekitar 200 alumni.
Ketua panitia Syamsul Arief mengatakan bahwa kegiatan Reuni Perak IKA FH Unila 94 tersebut bertujuan sebagai ajang silaturahmi sekaligus menghimpun alumni untuk memberi kepedulian kepada kampus dan kegiatan sosial kemanusiaan lainnya.
"Sebagai bentuk kepedulian, IKA FH Unila 94 akan membantu donasi pembangunan Gedung Peradilan Semu (psudo court house) di lingkungan kampus FH Unila yang akan digunakan para mahasiswa untuk memacu pengetahuan dan mengasah keterampilan hukum acara," kata Ketua Pengadilan Negeri Gunungsugih yang pernah menjadi Pemimpin Redaksi Buletin Saksi Keadilan FH Unila ini, Minggu (13/1/2019).

Menurut Syamsul, para alumni yang hadir berasal dari seluruh penjuru daerah. Ada yang datang dari Medan, Pontianak, Manado, Jambi, Bengkulu, Palembang, Jabodetabek.
"Bahkan ada yang sengaja datang dari Houston Amerika Serikat," ujar mantan aktivis mahasiswa ini.

Ketua angkatan 94 Yulian Gunhar yang saat ini anggota DPR RI dari Fraksi PDIP mengatakan ajang reuni untuk menunjukkan kepedulian alumni kepada kampus dan sesama alumni.

"Saya tidak akan lupa kampus FH Unila yang telah berkontribusi dalam pembentukan pengetahuan dan karakter kami, maka jika kami datang kembali dan mengucap syukur terima kasih kepada kampus itu adalah kewajiban kami," ucapnya.

Sementara Dekan FH Unila Maroni menyampaikan rasa bangganya dan berterimakasih atas kepedulian para alumni FH Unila angkatan 94 tersebut. Dia menyatakan bahwa FH Unila tahun ini akan menjadi tuan rumah perlombaan persidangan peradilan semu tingkat nasional sehingga kebutuhan memiliki gedung peradilan semu sudah cukup mendesak.

"(Alumni) Mereka memberi kami para dosen tanda mata, bukan soal nilai harga bingkisannya, tapi hal sederhana. Ini menunjukan cinta mereka kepada para dosen yang dulu pernah berbagi pengetahuan pada mereka, tapi yang membuat saya bangga adalah tekad mereka untuk kembali ke kampus untuk memulai pembangunan Psudo Court House bagi adik-adiknya di FH Unila," ujarnya.

Apresiasi senada dilontarkan Ketua Pengurus Pusat IKA FH Unila Abdullah Fadri Aulia. Menurutnya, reuni perak angkatan 94 luar biasa, unik, dan bermanfaat.

"Pengurus pusat IKA FH Unila kelak akan dilanjutkan kepengurusannya oleh mereka para junior-junior saya ini," kata anggota DPRD Provinsi Lampung ini.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan bingkisan kepada keluarga alumni FH Unila 94 yang telah meninggal dunia sebagai bentuk kepedulian dan mengenang sahabat-sahabatnya meski telah berpulang ke rahmatullah. (*)
Editor Segan Simanjuntak


Posting Komentar

0 Komentar