Lebih Dekat dengan Dua Mahasiswa Unila, Pemenang Kompetensi AEO 2019






Lampunggeh.co.id, Bandar Lampung - Nirwanda Sayni dan Saipul Anwar merupakan dua mahasiswa perwakilan dari Universitas Lampung yang berhasil menyabet gelar juara pada kompetisi internasional bertajuk Asian English Olympic (AEO) Februari 2019 lalu.
Asian English Olympics (AEO) sendiri, merupakan salah satu kompetisi berbasis skill berbahasa Inggris terbesar di Asia. Diselenggarakan setiap tahunnya oleh BINUS English Club (BNEC) di Universitas Bina Nusantara, Jakarta untuk tingkat sekolah menengah atas dan mahasiswa.

Salah satu kompetisi internasional yang paling ditunggu ini, diikuti lebih dari 600 peserta dari beberapa negara di antaranya: Indonesia, Filipina, Vietnam, Malaysia, Korea Selatan, Bangladesh, Macau, China, India, Kyrgyzstan dan beberapa negara Asia lainnya.
Dalam kompetisi tersebut setidaknya terdapat delapan cabang perlombaan, yaitu Debate, Speech, Spelling Bee, Short Story Writing, Online Competition (Short Movie Writing dan Radio Drama), Newscasting, Scrabble, and Storytelling.

Nirwan dan Saipul, dua mahasiswa Universitas Lampung ini merupakan peraih gelar Juara 2 dan 3 dalam cabang kompetisi Scrabble di AEO 2019 yang berlangsung selama lima hari, 11-15 Februari 2019.

Keduanya mengaku mulai menekuni dunia Scrabble sejak duduk di bangku SMA, kala itu keduanya tergabung dalam ekskul English Club di sekolah masing-masing. Dan saat ini keduanya tergabung dalam English Society (ESO) di Universitas Lampung.

Pada reporter Lampung Geh, Nirwan yang merupakan mahasiswa Jurusan Administrasi Negara angkatan 2017 ini mengaku, "Dulu waktu masuk ekskul English Club sekolah, kan ada demo per divisi. Nah, waktu lihat divisi scrabble langsung muncul hasrat untuk belajar dan menekunin bidang scrabble. Pokoknya langsung jatuh hati dan gak ingin berpaling ke lain hati lagi deh," ujarnya sembari berkelakar (26/2).

Sementara Saipul, mahasiswa jurusan Kehutanan yang berasal dari Tanggamus ini, mengungkapkan bahwa scrabble merupakan jenis gameboard yang dapat dikatakan banyak mengandalkan keberuntungan.

"Harapannya sih bisa beruntung terus setiap main. Penguasaan kosa-kata juga menjadi modal utama untuk bisa beruntung main game ini. Makanya saya merasa harus terus memperbanyak kosa-kata untuk meningkatkan peruntungan dan skill," pungkasnya.

Soal prestasi sudah tidak diragukan lagi, sebab keduanya sudah beberapa kali menjuarai berbagai kompetisi baik di tingkat Provinsi, tingkat regional Sumbagsel maupun tingkat Nasional. Namun untuk kejuaraan tingkat internasional, keduanya akui ini yang pertama kali.
Mahasiswa yang akrab disapa Bang Ipul itu menambahkan bahwa, selama ini kendala yang acap kali mereka hadapi adalah sulitnya memperoleh dukungan pendanaan dari pihak terkait. Bahkan ia sempat hendak mengikuti kejuaraan internasional lainnya di Thailand, namun karena terbentur dana hal itu urung dilakukan.

Baik Ipul dan Nirwan keduanya memiliki target dan ambisi kuat untuk mengikuti ajang kompetisi yang lebih bergengsi lagi di ranah internasional dan berusaha dengan segenap jiwa untuk dapat mengharumkan nama bangsa dan almamater tercinta.
Kepada pihak terkait, keduanya juga menaruh harap untuk lebih diperhatikan lagi cabang kompetisi scrabble ini, karena sudah terbukti bahwa prestasi Indonesia di kancah internasional cukup diperhitungkan.(*)


Laporan reporter lampunggeh Latifah Desti Lustikasari
Editor : M Adita Putra
Sumber : Lampunggeh.co.id

Posting Komentar

0 Komentar