Universitas Lampung Persiapkan Teaching Industry Berbasis Cassava



BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung (LPPM Unila) menggelar workshop “Penguatan Sistem Inovasi untuk Mendorong Daya Saing Daerah”. Kegiatan itu berlangsung di ruang sidang rektorat lantai 2, Unila, Bandar Lampung, Selasa, 19/2/2019.
Rektor Unila Hasriadi Mat Akin mengatakan, sejak 2016, Unila memulai perannya sebagai research university. Hingga pada akhir tahun itu, Unila diamanahi Kementerian Ristek-Dikti sebagai universitas yang mengelola dana riset mandiri. Aktivitas riset untuk menghasilkan produk pengembangan ilmu di Unila tercermin pada capaian 22 terbaik nasional jurnal internasional terindeks scopus. Cassava adalah salah satu fokus riset yang menjadi unggulan Unila.
“Lampung adalah penyokong 38% cassava terbesar di seluruh Indonesia. Sementara Indonesia, merupakan penghasil cassava terbesar ketiga di dunia. Dengan jumlah itu, Unila mengukuhkan diri sebagai universitas yang giat mengembangkan teaching industry berbasis cassava,” kata Hasriadi, seperti dikutip dari laman Unila.
Guru Besar Fakultas Pertanian Unila ini berharap, workshop akan membangun kerja sama para peneliti, petani, pemerintah, hingga pelaku industri. Kerja sama dimaksud, yakni mengembangkan teaching industry.
Sementara itu, Muhammad Amin, Kepala Subdirektorat Sistem Informasi dan Diseminasi Inovasi Kementerian Ristek-Dikti, dalam materinya menyatakan, salah satu program strategis Kemenristekdikti adalah menciptakan kemandirian menghadapi daya saing, baik pada masa kini maupun mendatang. Kemandirian bangsa tercipta dari peran lembaga dan sumber daya berkualitas, penelitian dan pengembangan, inovasi, serta tenaga kerja terampil.(*)
Sumber : duajurai.co

Posting Komentar

0 Komentar