Bukan Cuma Haus, Ini 7 Tanda Kamu Dehidrasi



Pada dasarnya tubuh manusia menampung jumlah cairan yang berbeda-beda. Namun, disarankan untuk perempuan mengonsumsi minuman setidaknya 11,5 gelas, dan laki-laki 15,5 gelas per hari.
Untuk apa? Jelas ini agar tubuhmu tak kekurangan cairan, serta mencegah terjadinya dehidrasi. Pasalnya, jika sudah dehidrasi kamu bisa berisiko sakit hingga tiba-tiba pingsan.
Agar bisa mencegahnya, yuk ketahui terlebih dahulu tanda-tanda tubuh akan dehidrasi berikut ini.
1. Berkeringat
Melansir Healthline, berkeringat merupakan proses pendinginan tubuh.
Ketika tubuh memanas, kelenjar keringat menjadi aktif sehingga tubuh terasa lembap. Saat itulah, tetesan air keringat mulai menguap. Semakin banyak keringat yang dihasilkan, maka semakin banyak pula cairan yang keluar dari tubuhmu.
Nah, jika keringat keluar secara berlebihan, maka saat itulah kamu perlu waspada terhadap serangan dehidrasi. Istilah kedokterannya adalah hiperhidrosis.
Ketika udara panas begitu menyengat, terkadang membuat mulut hingga tenggorokan terasa sangat kering. Bahkan untuk menelan ludah saja sulit. Di saat seperti ini, produksi air liurmu berkurang, jadi segeralah minum air putih untuk mencegah dehidrasi.
3. Urin
Tanda selanjutnya adalah cek warna urinmu. Salah satu penyebab dehidrasi adalah warna urin yang berubah kuning tua hingga oranye.
Saat seperti ini, bisa dikatakan kamu terserang dehidrasi ringan hingga berat. Namun tak perlu khawatir, langsung saja minum banyak air putih agar warna urinmu kembali bening.
4. Sembelit
Dehidrasi dapat memperburuk konstipasi. Sehingga memungkinkan kamu untuk susah buang air kecil maupun besar. Sebabnya, air dibutuhkan bukan hanya untuk memenuhi cairan tubuh, melainkan juga melancarkan kerja sistem pencernaan agar tak sembelit.
5. Tekanan darah
The American Heart Association menemukan, bahwa dehidrasi adalah salah satu penyebab tekanan darah rendah. Enggak heran, ketika kekurangan cairan kamu cenderung merasa pusing karena tekanan darahmu sedang rendah.
6. Sakit kepala
Sudah bukan rahasia umum, kalau saat kekurangan cairan kamu merasakan sakit kepala.
Dalam penelitian The Journal of Nutrition, menemukan sakit kepala bisa dipicu oleh kekurangan cairan (dehidrasi). Ini juga merupakan efek samping lain yang ditimbulkan dehidrasi yang masih terkait dengan tekanan darah rendah.
7. Fungsi otak menurun
Tanda yang terakhir adalah menurunnya fungsi otak. Enggak heran kalau ada sebuah iklan minuman air mineral, yang memperlihatkan tingkat konsentrasi menurun saat kita kurang minum air putih.
Hal ini juga didukung oleh hasil penelitian Cambridge University pada tahun 2011. Dalam penelitian tersebut menemukan, dehidrasi mampu memperlambat kinerja otak. Efek sampingnya, juga bisa memengaruhi kewaspadaan, konsentrasi, hingga daya ingat.

Laporan : Marantika Ayu Lestari

Posting Komentar

0 Komentar