Oktober 2019 Insentif RT di Lamsel Naik

KALIANDA (Lampost.co)-- Mulai Oktober 2019 insentif Ketua Rukun Tetangga (RT) di Lampung Selatan, naik sebesar Rp50 ribu per bulan. Kenaikan itu dianggarkan melalui Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Perubahan 2019.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Dinas PMD Lamsel, M. Iqbal Fuad saat melakukan evaluasi RAPBDes Perubahan 2019 di Aula Way Pisang Kantor Camat Palas, Kamis, 3 Oktober 2019.

Menurut Iqbal, pihaknya baru bmelakukan evaluasi RAPBDes Perubahan 2019 di 53 desa di empat Kecamatan, yakni Palas, Sragi, Bakauheni dan Ketapang. Sebab, mulai Oktober tahun ini ada kenaikan insentif Ketua RT Rp50 ribu per bulan.

"Ya, mulai Oktober tahun ini insentif Ketua RT naik dari Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu per bulan. Untuk itu, saya bersama tim melakukan evaluasi agar kenaikan insentif harus ada di APBDes Perubahan 2019. Baru empat kecamatan kami evaluasi," kata dia.
Dia mengaku kenaikan insentif bagi Ketua RT itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Plt Bupati Lamsel yang dalam waktu akan diterbitkan. Meski SK belum terbit, namun kenaikan itu sudah dianggarkan di APBDes Perubahan 2019.

"Jadi, SK itu sudah ada, nanti desa tinggal menyalurkan insentif tersebut. Soalnya efektif kenaikan insentif RT ini untuk tiga bulan pada tahun ini, sehingga perlu dimasukkan dalam APBDes Perubahan," kata dia.

Selain itu, kata Iqbal, di dalam APBDes Perubahan setiap desa juga diwajibkan menganggarkan untuk kegiatan stunting. Namun, untuk besaran anggarannya bergantung kebutuhan di desa.
"Ya, masih ada yang lainnya dirubah di desa. Tapi, itu bergantung kebutuhan di desa. Anggaran stunting harus ada juga di RAPBDes Perubahan," kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Baktirasa Iis Wahyudi mengaku selain kenaikan insentif Ketua RT, pihaknya juga melakukan perubahan anggaran pada APBDes Perubahan 2019, seperti pengadaan untuk jamban sehat.

"Kami tahun ini ada kegiatan untuk Jamban Sehat yang sebelumnya enggak ada di APBDes 2019. Lantaran mau kejar ODF, kita anggarankan di Perubahan tahun ini," kata dia.
Armansyah

Posting Komentar

0 Komentar